Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Gunung Kawi

Gambar
Sehari di Gunung Kawi 12 November 2017 Gerimis menyambut kedatangan kami saat sampai di Gunung Kawi Akhirnya hari yang aku tunggu tiba. Setelah sekian lama hanya bisa berangan-angan dan googling tentang tempat yang sangat membuatku penasaran. Tempat yang terkenal dengan kekuatannya bisa membuat orang kaya, ya Gunung Kawi. Berita-berita tentang Gunung Kawi sudah sering aku dengar, kemisteriuannya, kemagisannya dan keajaibannya. Seperti biasa, aku membonceng temanku. Kami menuju ke sebuah desa nan jauh dari pusat kota Malang, desa yang berbatasan langsung dengan Blitar. Tak sulit mencari tempat itu, sepanjang jalan terdapat papan penunjuk yang mengarahkan kami ke sana. Cuaca mendung nan manja mengiringi perjalan ke sana. Hawa sejuk dan berkabut menambah nikmatnya suasana magis yang kentara. Akhirnya, sampailah kami di sana. Setelah mebayar ongkos parkir dan menyewa payung, kami menuju ke sebuah gang yang menanjak dengan rumah di kanan kirinya. Jalanan nampak licin deng...

Photo Talks

Gambar
Beberapa moment yang berhasil saya abadikan pada Festival Malang Tempo Doeloe. Pengunjung sedang membaca informasi tentang Malang jaman dahulu. Muhadjir Effendy dan Moh. Anton berkesempatan memarut kelapa bersama warga. Peserta Kelapa Jadi Apa berswafoto dengan pak menteri. Komunitas Sepedha Onthel siap melayani pengunjung yang ingin berfoto bersama.

Malang Tempo Doloe, Obat Rindu Masa Lalu

Gambar
*Tulisan di bawah ini merupakan salah satu tugas upgrading namun di posting dengan beberapa perubahan. Sepenggal bait lagu Malang Tempo Doeloe yang diputar berulang kali menyambut kedatangan masyarakat dalam Festival Malang Tempo Doeloe: Kelapa Jadi Apa.   Festival yang sempat vakum itu bertempat di Simpang Balapan Kota Malang yang merupakan pacuan kuda jaman Belanda. Digelar dari pukul 08.00 – 23.00 di hari Minggu tepat pada tanggal 12 November 2017, festival itu menyajikan hal-hal menarik dari Kota Malang jaman dahulu. Sekelompok ibu-ibu sedang berfoto bersama dengan Walikota Malang. Persatukan warga Malang dari berbagai kalangan Beberapa kelompok ibu-ibu terlihat sedang bersiap-siap dengan menghamparkan tikar di muka panggung utama yang menghadap ke Ijen Boulevard. Mereka   adalah peserta parut kelapa yang berasal dari 200 lapisan masyarakat Bumi Arema, termasuk kelurahan dan sekolah. Tidak hanya ibu-ibu, bapak-bapak pun ikut andil meramaikan. Berbaju...